{"id":937,"date":"2022-09-01T07:14:56","date_gmt":"2022-09-01T07:14:56","guid":{"rendered":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/?page_id=937"},"modified":"2022-09-01T07:14:56","modified_gmt":"2022-09-01T07:14:56","slug":"sejarah-singkat-kelurahan-karangasem","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/sejarah-singkat-kelurahan-karangasem\/","title":{"rendered":"Sejarah Singkat Kelurahan Karangasem"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam tinjauan sejarah, ada beberapa masa perkembangan yang dilalui oleh Kelurahan Karangasem hingga mencapai kondisi seperti saat ini.<br>Masa pertama ditandai dengan keluarnya produk hukum Inlandsche Gementee Ordonantie (I.G.O) dan Inlandsche Gementee Ordonantie Buitengweten (I.G.O.B) oleh Pemerintah Hindia Belanda yang membentuk wilayah administratif di wilayah Kerajaan Karangasem dengan nama Perbekelan Karangasem yang ketika itu meliputi 42 (empat puluh dua) banjar dinas. Dengan pertimbangan efektivitas, pada Tahun 1968, 42 (empat puluh dua) banjar dinas itu diciutkan menjadi 29 ( dua puluh sembilan ) banjar dinas. Selebihnya, 7 (tujuh) banjar dinas diantaranya dibentuk menjadi Perbekelan Padangkerta, 5 (lima) banjar dinas menjadi wilayah kerja Perbekelan Tumbu, dan 1 (satu) banjar dinas menjadi wilayah kerja Perbekelan Subagan.<br>Selama kurun waktu Tahun 1979, dengan alasan penyeragaman bentuk dan susunan pemerintahan setingkat desa, ditandai dengan keluarnya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979, Perbekelan Karangasem berubah status menjadi Desa Karangasem.<br>Masa ketiga ditandai dengan keluarnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 140-502, Tanggal 22 September 1980 yang merubah status Desa Karangasem menjadi Kelurahan Karangasem dan status banjar dinas menjadi lingkungan, yang peresmiannya sendiri dilaksanakan pada Tanggal 21 Juli 1981.<br>Penetapan nama-nama lingkungan di wilayah Kelurahan Karangasem didasarkan pada usul Lurah Karangasem pada Tanggal 10 Mei 1983 yang didasari oleh Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Karangasem Nomor 14 Tahun 1981 dan kesepakatan hasil Musyawarah LKMD.<br>Adapun pejabat-pejabat yang pernah menjabat sebagai Lurah Karangasem adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun 1981 s\/d 1982 : I Gusti Gede Putu<br>Tahun 1982 s\/d 1988 : Ida Bagus Anom Suryadharma<br>Tahun 1988 s\/d 1993 : Ida Bagus Wayan Jungutan<br>Tahun 1993 s\/d 1995 : I Gusti Made Sudiana<br>Tahun 1995 s\/d 2002 : I Wayan Purna, S.Sos<br>Tahun 2002 : Ida Ketut Arimbawa, S.Sos (Tugas Belajar)<br>Tahun 2002 s\/d 2004 : Cokorda Gde Putra Suradnyana, S.IP (Plh)<br>Tahun 2004 s\/d 2006 : I Komang Daging, S.Sos<br>Tahun 2006 s\/d 2008 : I Ketut Arta Sedana, AP<br>Tahun 2008 s\/d 2011 :Cokorda Alit Surya Prabawa, SSTP<br>Tahun 2011 s\/d 2013 : I Ketut Juni Arsa Wijaya, SSTP<br>Tahun 2013 s\/d 2016 :I Gusti Ngurah Wiranata, SSTP<br>Tahun 2016 s\/d 2022 : I Wayan Gusita, S.STP<br>Tahun 2022 s\/d sekarang : I Made Ardiana Putra, S.STP, M.AP<br>Demikian sejarah singkat Kelurahan Karangasem sebagi pelengkap data Monografi Kelurahan yang tentunya masih jauh dari sempurna, maka dari itu kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan sejarah Kelurahan Karangasem di kemudian hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam tinjauan sejarah, ada beberapa masa perkembangan yang dilalui oleh Kelurahan Karangasem hingga mencapai kondisi seperti saat ini.Masa pertama ditandai dengan keluarnya produk hukum Inlandsche Gementee Ordonantie (I.G.O) dan Inlandsche Gementee Ordonantie Buitengweten (I.G.O.B) oleh Pemerintah Hindia Belanda yang membentuk wilayah administratif di wilayah Kerajaan Karangasem dengan nama Perbekelan Karangasem yang ketika itu meliputi 42 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-937","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=937"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/937\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":938,"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/937\/revisions\/938"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kelurahankarangasem.karangasemkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}